WANGGUDU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), atas capaian menjadi yang terbaik mengalahkan 16 kabupaten/kota dalam pelayanan publik Tahun 2025 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
Apresiasi tersebut datang dari Ketua Komisi III DPRD Konawe Utara, Samir. Kata dia, 2 tahun kepemimpinan Bupati Ikbar telah membuktikan kinerjanya dalam mengelola pemerintahan, sehingga mampu menjadi yang terbaik di Sulawesi Tenggara.
“Nilai yang diberikan MenPAN-RB terhadap Konawe Utara adalah sebuah hasil kinerja nyata pemerintah hari ini hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Samir, Kamis (15/1/2026).
Samir yang merupakan Anggota DPRD Konawe Utara empat periode itu menuturkan, program kerja Bupati Ikbar dan Wakil Bupati Abuhaera seyogyanya terus dijabarkan oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab setempat.
“Kami harap teman-teman di birokrasi untuk tidak berpuas diri. Menduduki posisi teratas di Sultra dengan meraih indeks 4,32 predikat Kategori A atau sangat baik, maka jadikan itu sebagai vitamin untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Konawe Utara itu.
Untuk diketahui, prestasi yang diraih pada awal Tahun 2026 itu berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 3 Tahun 2026.
Prestasi yang mengatakan Konawe Utara menduduki posisi teratas dengan meraih indeks 4,32 predikat Kategori A atau sangat baik, tak lepas dari kepemimpinan Bupati Ikbar dan Wakil Bupati Abuhaera.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah Konawe Utara dalam menghadirkan pelayanan yang prima, transparan, dan akuntabel bagi masyarakatnya. Perolehan Kategori A menunjukkan kualitas pelayanan di instansi pemerintah Konut, telah memenuhi standar pelayanan prima yang ditetapkan secara nasional.
Sebagai pembanding, posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Bombana dengan indeks 4,23 (A-) dan posisi ketiga adalah Kabupaten Kolaka Timur dengan indeks 4,13 (A-). Sedangkan ibu kota provinsi yaitu Kota Kendari, berada di posisi ke-14 dengan indeks 3,04 (Kategori B-).
Dengan hasil ini, Kabupaten Konawe Utara semakin dikukuhkan posisinya sebagai pionir transformasi pelayanan publik di Sulawesi Tenggara, sekaligus menjadi rujukan bagi daerah lain dalam upaya peningkatan kinerja birokrasi di tingkat daerah.
Redaksi








