SDN 5 Langgikima Terendam, DPRD Konawe Utara Pertanyakan Kemana Kadis Pendidikan

Konawe Utara452 Dilihat

WANGGUDU – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Samir mempertanyakan kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Politisi asal Partai Hanura itu mulai geram dengan kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara. Bagaimana tidak, kondisi SDN 5 Langgikima di Desa Lameruru tergenang air.

Imbasnya, proses belajar mengajar di sekolah yang mengalami gangguan tidak mendapat respon cepat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Repot ini Konawe Utara. Dinas PK tidur saja nda usah turun lapangan. Nanti ada masalah baru pura-pura turun,” kata Samir dengan nada geram, Kamis (7/5/2026).

Ketua DPC Hanura Konawe Utara itu menuturkan, jika sebelumnya telah menyampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan identifikasi sekolah-sekolah yang terdampak dengan aktivitas penambangan.

“Kami sudah sampaikan identifikasi semua sekolah yang terdampak dengan pertambangan. Tapi sampai saat ini mereka tidak lakukan,” ujarnya.

Samir bahkan menyoroti kondisi pimpinan SKPD yang terkesan selalu ikut di mana Bupati Ikbar berada.

“Ini pimpinan SKPD di mana ada Bupati di situ mereka kumpul. Bupati harus tegas, tegur toh kadis-kadis nda usah mengekor,” imbuhnya.

Samir tidak dapat menyembunyikan rasa kekecewaannya terhadap kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Apalagi dengan anggaran ratusan miliar yang dikelolah setiap tahunnya.

“Tiap tahun anggaran Dinas Pendidikan ratusan miliar. Dinas PK wajib turun lapangan bereskan semua masalah. Nanti banjir sekolah baru mereka tau,” katanya.

“Pak Bupati itu ingin kadis datang lapor selesaikan masalah jangan datang bawah masalah. Ini nanti viral turun Bupati baru semua kadis turun. OPD kerja nda usah cari muka sama Bupati,” tutupnya.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *